Think Creative : Aliran Rasa

Alhamdulillah dalam kondisi baru lahiran, dan semua anak butuh perhatian ekstra, akhirnya tantangan level 9 selesai juga. Sempat bingung dan pesimis, apa saya bisa, apa mending cuti dulu, karena pemahaman saya mengenai tantangan ini, perlu waktu khusus untuk mengerjakannya, untuk membuat sesuatu yang kreatif. Tapi setelah saya renungi, kreatif itu nggak harus melulu membuat suatu DIY dan semacammya. Akhirnya dengan mencari waktu yang tepat dan mencari celah di setiap kondisi, tantangan ini berhasil saya selesaikan. Dari hasil pengerjaan tantangan ini saya bisa mengambil hikmah, bahwa segala sesuatu tidak perlu dibikin rumit, lakukan sesuai dengan kondisi diri dan sekitar saat ini, dan yang pasti just do it, tidak perlu kebanyakan mikir, atau kebanyakan ide, selama muncul satu ide terlintas, maka langsung eksekusi 😁😉.
Bekasi
22 November 2017

tata.pakerti
#aliranrasa

#level9

#thinkcreative

#kuliahbunsayiip

Advertisements

Think Creative : Hari ke 10

Akhir-akhir ini hujan rutin melanda bumi bekasi. Kondisi saya yang belum bisa keluar rumah lama-lama dan jauh-jauh, membuat stok cemilan di rumah jadi kosong. Sedangkan kebutuhan cemilan dan makanan amat sangat tinggi 😢, maklum di rumah anak2 doyan banget nyemil, dan saya yang sedang menyusui, gampang banget lapar nya. Kondisi ini membuat saya sebagai seorang ibu, harus pintar berkreasi dengan apa yang ada di rumah. Dan sore ini saya pun menemukan ide untuk membuat kudapan mengenyangkan 😁, dorayaki cake 🍘🍘🍘. Dengan bahan-bahan yang ada di rumah, jadilah kudapan yang membahagiakan perut serumah. Alhamdulillah…

Bekasi

tata.pakerti
#level9

#thinkcreative

#kuliahbunsayiip

Think Creative : Hari ke 9

Setelah setengah hari bazar, suami laporan kalo dari 70 bungkus puding, tersisa kurang dari 20 bungkus. Alhamdulillah…Lalu saya tantang suami, gimana untuk besok? Jadi nambah stok? Ternyatta suami punya pendapat berbeda. Dia bilang, kalau saingannya lebih kece, dengan harga yang sama, stand lain bisa menjual minuman kekinian dengan kemasan lebih OK. Memang penampilan tetap nomor satu ternyata 😅. Apalagi puding kami, sudah melewati rintangan perjalanan Bekasi-Jakarta yang ramai dan penuh gronjalan 😅, bisa dibayangkan sampai di tempat tujuan seperti apa bentuk akhirnya 😢. Kesimpulannya suami menunda dulu jual produk yang sama esok harinya, karena nggak yakin bakal habis juga 😅. Alhamdulillah sampai akhir hari, semua puding terjual habis, walau 12 puding terakhir terpaksa dijual dengan harga SALE 😂. Alhamdulillah masih untung koq. Ternyata cari uang itu nggak gampang ya… 😅. Bersyukur Allah sudah memberi rejeki yang lebih dari cukup kepada kami. Pelajaran dari pengalaman ini adalah, membuat kami banyak bersukur, lebih tertantang untuk lebih kreatif dan inovatif.

Bekasi

tata.pakerti

#level9

#thinkcreative

#kuliahbunsayiip

Think Creative : Hari ke 7

Saat eksekusi akhirnya datang juga. Dalam kondisi punya new baby seperti ini, memang rada rempong, tapi harus pintar cari sela dan bagi tugasnya. Alhamdulillah walau beberapa kali diinterupsi oleh taangisan si bayik, akhirnya semua puding terselesaikan juga. Nah…walaupun sudah selesai di kemas semua, PR selanjutnya adalah bagaimana menyimpannya di dalam chiller, sedangkan kulkas saya nggak gede-gede amat. Saya dan suami pun bongkar-bongkar kulkas, coba lihat mana yang bisa ditaruh diluar kulkas untuk sementara waktu dan mana yang tetep harus stay di kulkas. Alhamdulillah sebelum maghrib semua sudah beres, tersusun rapi di dalam kulkas. Baik-baik ya sampai besok 😘😘😘

Bekasi

tata.pakerti
#level9

#thinkcreative

#kuliahbunsayiip

Think Creative : Hari ke 8

Hari H bazar telah tiba. Dan sebelumnya suami sudah memutar otak bagaimana caranya membawa 70 bungkus puding menggunakan motor. Di rumah kebetulan ada box penyimpanan yang cukup besar. Kalau diperhitunkan bisa muat kurang lebih 100 bungkus, dengan cara ditumpuk. Bagaimana cara numpuknya? Sedangkan kemasan puding kami hanyalah plastik, pasti penyet kemana-mana donk. Saya dan suami nggak kehabisan ide, awalnya mikir untuk pakai kardus, tapi koq rawan jebol, secara puding dalam keadaan dingin lama-lama berair. Untungnya saya keingatan untuk menggunakan sterofoam, saya bilang ke suami untuk cari di toko fotocopy, pasti ada, tinggal motong disesuaiin ukurannya. Malam-malam pun suami langsung cari sterofoam. Trus, gimana dengan talinya, kall pakai rafia takut oleng, karena plastik ketemu plastik pasti lama-lama nggak kenceng. Suami pun kepikiran untuk cari tali karet. Tapi dimana carinya? Udah berapa toko ditanya, nggak ada yang jual, akhirnya suami datang ke bengkel, tanya ke abang bengkel punya ban bekas apa enggak 😅. Lumayan creative kan? Walaupun si abang nyuruh ambil aja, tapi suami tetep kasih duit itung-itung amal. Di rumah, baru deh dieksekusi ban bekasnya, dipotong panjang dan jadilah tali karet sesuai keinginan kita.

Alhamdulillah urusan packing selesai. Dan semua puding telah selamat sampai tujuan bazar. Semoga laris manis tanjung kimpul yaaa…

Bekasi

tata.pakerti
#level9

#thinkcreative

#kuliahbunsayiip

Think Creative : Hari ke 5

Setelah sepakat untuk membuat puding sruput ala-ala, suami kasih kabar juga kalo jualan kami sudah terjual 26 bungkus. MasyaAllah…koq bisa tanya saya. Ternyata suami pakai marketing pre-sales, ceileee…jadi sebelum dijual dia sudah heboh soundding dan nawarin ke temen-temen satu bagian. Dan alhamdulillah sambutannya baik sekali. Tapi ada satu kekhawatiran kami, suami sudah terlanjur sounding varian rasa yang akan kami jual, padahal belum tentu kami dapat bahan-bahannya. Bismillah aja deh… 🙏. Karena sudah pasti terjual 26, yang awalnya cuma mau bikin 50 bungkus, jadinya nambah jadi 76 bungkus deh…Yooossshhh…semangat 💪💪💪… Jadi nggak sabar deh buat belanja 😁…
Bekasi

tata.pakerti
#level9

#thinkcreative

#kuliahhbunsayiip

Think Creative : Hari ke 6

Kemaren saya dan suami akhirnya belanja untuk keperluan bazar. Kebetulan ada toko bahan kue dekat rumah yang menjual bahan puding seruput. Tapi sayang, varian rasa nya sedang tidak begitu lengkap. Rencana untuk varian rasa yang belum ada kami pesan online dengan metode pengiriman same day service. Tapi sayang sampai sore kami cari di online, tidak ada yang memenuhi kriteria kami. Kebanyakan pengiriman menggunakan paket reguler, tentu saja sampainya minimal 2 hari kemudian, artinya sudah kelewat dong… Suami pun coba mencari toko offline sekitar rumah, sapa tau mereka menjual varian rasa yang kita cari, tapi sayang juga, tokonya kebetulan tutup 😩. Ya sudah deh…pasrah aja kita, tetep lanjut dengan kondisi yang ada 😉.

Saat belanja pun, saya juga ajak anak-anak agar mereka ikut terlibat dan tau apa yang sedang orangtua mereka kerjakan. Harapannya sih bisa menularkan jiwa bisnis pada mereka 😝. Alhamdulillah walaupun varian rasa tidak lengkap, tapi semua bahan dapat terpenuhi. Tinggal dieksekusi deh… 😉 Tunggu update selanjutnya yaaa…
Bekasi

12 November 2017

tata.pakerti
#level9

#thinkcreative

#kuliahbunsayiip

Think Creative : Hari ke 4

Beberapa hari yang lalu, suami ngabarin kalo di kantornya bakal diadakan bazar, dan setiap bagian diwajibkan berkontribusi. Melihat peluang ini, suami mendorong saya untuk jualan sesuatu. Dari hasiil diskusi dan pengalaman yang sudah-sudah serta mempertimbangkan kondisi saya yang masih repot dengan adanya si baby, maka kita sepakat untuk menjual puding sruput dan tahu petis ala jawa timur. Karena silky puding sudah terlalu mainstream 😁. Jadi kita coba sedikit kreasi dengan usaha yang tidak merepotkan. Doakan laku keras ya…
Bekasi

11 November 2017

tata.pakerti
#level9

#thinkcreative

#kuliahbunsayiip

Think Creative : Hari ke 3

Setelah aqiqah anak ketiga kemaren, masih banyak sisa daging kambing yang ada di kulkas. Bosen kalo dijadiin gule atau sop aja, akhirnya berusaha memutar otak. Dengan kondisi sekarang ini, saya bisanya berpikir kreatif di dapur, toh ini juga buat anak-anak dan suami 😝 (pembelaan diri).

Dan inilah hasil kreasi ibu di dapur. Memanfaatkan daging kambing yang berlebih, dijadikan martabak mini faging kambing ala paeon pakerti 😁. Semoga cukup kreatif ya…

Bekasi

10 November 2017

tata.pakerti
#level9

#thinkcreative

#kuliahbunsayiip

Think Creative : Hari ke 1

Alhamdulillah sudah masuk cawu ke 3, materinya semakin menarik, semakin menantang. Tantangannya lebih berasa lahi karena saya baru melahirkan anak ketiga, jadi masih berasa repotnya, masih mencari celahnya, masih menata ritme kegiatan sehari-harinya agar semua bisa ke-handle seperti biasa. 

Karena itu, pada level ini, saya coba mengerjakan tantangan sesuai dengan kemampuan dan kondisi saya kali ini. Untuk tantangan think creative hari pertama, saya coba untuk mengaplikasikan dengan kehadiran si kecil anggota baru keluarga kami. Kadang ada orangtua yang merasa excited sekali dengan kehadiran seorang putra setelah dua anak sebelumnya berjenis kelamin perempuan, dan ini membuat para orangtua lebih cenderung untuk membeli berbagai macam kebutuhan si kecil karena tidak mungkin menggunakan barang bekas kakak-kakaknya yang berbeda jenis kelamin. Dengan adanya tantangan ini saya coba untuk memanfaatkan barang dan baju bekas kakak-kakaknya yang cocok dengan si kecil. Saya bongkar kardus barang-barang yang sudah nggak kepakai, saya pilih ulang mana motif dan warna yang cocok dengan si kecil, dan Alhamdulillah jumlahnya lebih dari cukup 😍. Jadi nggak perlu beli perlengkapan banyak, jadi bisa lebih irit dan lebih ekonomis 😁. Nggak tau deh, ini sebenarnya kreatif atau pelit 😝.
Bekasi

8 November 2017

tata.pakerti
#level9

#thinkcreative

#kuliahbunsayiip