Fitrah Seksualitas : Hari ke 10

Panguatan identitas gender dalam upaya pencegahan LGBT adalah tema yang diusung oleh kelompok terakhir.

Materinya adalah sbb :

https://drive.google.com/file/d/1lv6kWafi6BTmAOYmc7eFFETS7NU38m65/view?usp=drivesdk

Menyikapi LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) tentu bukanlah perkara yang sederhana. Bahkan seorang manusia dengan iman dan amal luar biasa sekelas Nabi Luth yang Allah perintahkan untuk berdakwah di kalangan kaum Sodom pun merasakan dadanya amat sempit menghadapi kelakuan tak terpuji kaumnya tersebut.

Lalu, bagaimana sebaiknya menyikapi LGBT? Apakah sumpah serapah dan caci maki merupakan jawabannya? Tentu tidak! Berikut ini beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk menyikapi LGBT:

1. Berhenti mencaci maki dan sumpah serapah terhadap LGBT!

2. Ganti menyebar sumpah serapah dengan menyebarkan fakta-fakta mengenai bahaya LGBT!

3. Jika ada keluarga sendiri yang terkena LGBT, cari tahulah apa alasannya melakukan LGBT, jangan malah dikucilkan!

4. Jadikan merebaknya isu LGBT sebagai pemicu diri sendiri untuk semakin semangat berdakwah di masyarakat, karena karakter dakwah memang tak pernah mudah

5. Bukalah diri untuk menjadi penyembuh, bukan penyebar kebencian!

Demikianlah beberapa hal yang bisa kita lakukan dalam menyikapi LGBT, semoga Allah senantiasa membantu kita untuk menyebarkan cahaya Islam di tengah masyarakat yang semakin rusak ini.

Media Edukasi :

https://drive.google.com/file/d/1W4KR6BOS0DKDXY36dZ_PhZt6VLnsS8-4/view?usp=drivesdk

https://drive.google.com/file/d/1HJ7V6XHAFnMnEzMmj-MqTKgXP1zU7UNf/view?usp=drivesdk

https://drive.google.com/file/d/1ZcrNHqeQPWHc6rZeBy2HDEK2tHS3aXe-/view?usp=drivesdk

#fitrahseksualitas

#learningbyteaching

#bundasayangsesi11

Advertisements

Fitrah Seksualitas : Hari ke 9

Kali ini kelompok 9 membuka presentasi dengan video yang sangat menohok.

Di video ini banyak hal yang bisa jadi intropeksi diri buat kita sebagai orangtua, bahwa ternyata kesalahan kecil yang kita lakukan dalam masa mendidik anak berdampak besar di kehidupan mereka nantinya.

Kelompok ini juga lebih menitikberatkan pada pendidikan fitrah seksualitas bagi single parent. Mereka langsung memberi contoh bagaimana Rasulullah dulu dididik dari kecil, walaupun beliau diasuh oleh single parent, tapi sosok “ibu” dan “ayah” selalu ada dan terpilih dengan baik. Cerita selengkapnya ada di link di bawah ini :

http://davieragrolier.wagomu.id/e47531.html

Materi :

http://bit.ly/2D6ffUr
Media Edukasi :

#fitrahseksualitas

#learninbyteaching

#bundasayangsesi11

Fitrah Seksualitas : Hari ke 8

Kelompok 8 kali ini membahaa testang fenomena banci yang sedang merebak. Hal ini merupakan salah satu bentuk penyimpangan fitrah seksualitas.

Di materi ini, disebutkan tips pendidikan seks pada anak :

1. Menanam rasa malu pada anak

2. Menanamkan jiwa maskulin pada anak laki, dan jiwa feminin pada anak perempuan

3. Memisahkan tempat tidur

4. Mengenalkan waktu berkunjung

5. Mendidik menjaga kebersihan alat kelamin

6. Mengenalkan mahramnya

7. Mendidik anak menjaga pandangan

8. Mendidik anak untuk tidak melakukan ikhtilat

9. Mendidik anak untuk tidak melakukan khalwat

10. Mendidik etika berhias

11. Ihtilan dan haid

Materi
:

https://drive.google.com/open?id=0BzDRB1gMECfZSWVDdFVBbENFRTJ6ZFhmRktGMnZmb05vbEU0

Media Edukasi :

https://drive.google.com/open?id=0BzDRB1gMECfZNzhITzNJc0s2SzdUTDVoZTE1Tzl3WWIxMVdN

https://drive.google.com/open?id=0BzDRB1gMECfZMU5zaV9aZVBReDBvX2M0aURyT3VWUFN2RllV
#tantangan10

#level11

#fitrahseksualitas

#learningbyteaching

#bundasayangsesi11

Fitrah Seksualitas : Hari ke 7

“Hal Penting Tentang Seksualitas ” menjadi tema kelompok 7 kali ini. 

Alasan pentingnya untuk dipahami :

1. Agar seksualitas anak tumbuh sehat dan benar

2. Anak paham tentang alat vital dan cara merawatnya

3. Anak paham siapa asaja yang boleh menyentuh alat vital

4. Anak dapat informasi dari sumber terpercaya

5. Anak menghargai diri sendiri

6. Seimbang emosional dan rasional

7. Persiapan masa puber

8. Anak paham peran dan kewajiban saat dewasa
Tujuan Utama Pendidikan Fitrah Seksualitas :

1. Anak paham tentang identitas seksualnya

2. Anak mengenali peran seksualitas yang ada pada dirinya

3. Mengajarkan anak untuk melindungi diri dari kejahatan seksual
Metode mengajarkan seksualitas :

1. Meniru

2. Identifikasi

3. Pelatihan
Bahaya Pendidikan Seksualitas yang Salah :

1. Salah memahami peran sesuai gender

2. Anak laki menindas anak perempuan begitu juga sebaliknya

3. Anak memiliki minat yang tidak sesuai dengan fitrahnya

4. Bergaul dengann lawan jenis yang kebablasan

5. SSA & LGBT

Media Edukasi :

https://steller.co/s/7n8V2gYadZw

Fitrah Seksualitas : Hari ke 6

Akhirnya giliran kelompok saya presentasi. Berikut link materinya : 

https://rahmalstr.blogspot.co.id/2018/01/materi-kelompok-6-level11.html?m=1

Kali ini kami membahas tentang “Fatherless & Motherless” dalam pendidikan fitrah seksualitas. Dari presentasi kami ada beberapa pertanyaan yang semuanya cukup membuat pusing kepala 😂 apalagi saya yang kurang pengalaman dalam hal per-parentingan.

1. Anandita

Bagaimana menjelaskan apa itu LGBT pada ananda usia 6 &  9th?

Klo ada pertanyaan dari anak tentang LGBT… Tarik nafas… Hembuskan… Tenang Bun… 

Diskusikan dengan anak, tentang apa yang ditanyakan. Gunakan bahasa yang dapat dipahami dan selalu memberikan perbandingan agar anak dapat mengerti ada hal yang harus dijauhi ada yang tidak. 

Insyaallah kita sudah meng instal dengan baik fitrah seksualitas anak sebelumnya. Artinya di range usia 6 – 9 tahun mereka sudah bisa membedakan mana laki-laki mana perempuan.

Tinggal dijelaskan LGBT itu penyimpangan… Mereka sakit dan perlu disembuhkan… Sakit seperti apa?

Mereka laki-laki tapi tidak sesuai ajaran agama dalam agama Islam maupun agama lainnya 

gak sesuai gimana ? 

Seperti banci yang kita lihat ngamen itu loh…

Dia laki-laki tapi berpakaian seperti perempuan

Menyalahi kodrat manusia. Allah hanya menciptakan laki-laki dan perempuan.

Jika melanggar aturan Allah gimana akibat nya?

Gunakan kalimat tanya untuk mengembangkan intellectual curosity anak 

Bisa ditambahkan dengan bercerita tentang kisah nabi Luth yang umat nya di azab oleh Allah.

2. Haroh

Ada teman ibu bekerja yg sedang mengalami dilema. Dia sudah sangat ingin resign demi membersamai anak-anaknya karena tidak tega meninggalkannya dg ART saja sedangkan suami juga tidak mau menyupport jika istri bekerja anak sebaiknya di daycare atau tempat penitipan dg disertai pendidikan. Namun, suaminya belum ridho karena dianggap akan menambah beban suaminya dan kelak teman saya ini tidak  akan punya masa depan jika berada di rumah. Bagaimana agar fitrah peran keibuan pada anak2 bisa berjalan beriringan dengan perannya sebagai istri yang juga taat pada suami? Bagaimana sikap istri menyadarkan suaminya yang fitrah kelelakiannya akan peran penanggungjawab pendidikan dalam keluarga belum terbangun?

Jika ibu belum bisa resign dari pekerjaannya lakukan quality time bersama anak. Ingat ya… *Quality not Quantity* ada loh… Ibu dirumah 24 jam secara raga bersama anak tapi jiwa nya tidak. 

Maksimalkan waktu disela kesibukan bunda bekerja yakin kan diri bunda dan anak bahwa bunda akan ada selalu ada mendampingi dan membersamai anak kapan pun mereka butuhkan. Jangan abaikan kode sekecil apapun misalnya anak mulai gelisah saat tidur, susah makan segera cari tahu ada masalah apa… 

Sempatkan bacakan buku untuk anak2 dan berikan peluk beberapa detik.. sembari ungkapan perasaan sayang ibu..(kalau ini pengalaman saja.. biasanya merasa lebih dekat jika anak dibacakan buku dengan intonasi semangat dan bahasa2 yg seru dan mudah mereka mengerti…) intinya sih.. temukan kegiatan yg rutin yg menjadi khas kegiatan ibu dan anak2.. bisa masak bareng di weekend atau perawatan di rumah bareng2 jika anaknya sama2 perempuan… 

Keadaan dilematis seorang istri sebaiknya dihadapi dengan cara mengkomunikasikan dengan orang terdekat, dalam hal ini adalah suami. Ridho suami sangat penting, tapi tidak ada salahnya untuk membicarakan jalan keluar terbaik secara bersama-sama. Praktekkan ilmu komunikasi produktif yang telah kita dapat di kelas matrikulasi sebelumnya. Rumuskan bersama kembali visi dan misi keluarga khususnya dalam hal pendidikan anak

Tetap taat dan berdoa kepada Allah semoga dilemah lembut kan hatinya… Tunjukkan bahwa dengan bunda berada disisi ananda mereka lebih baik dan bahagia… Terkadang laki-laki butuh hasil nyata bukan teori semata.

Kebaikan itu menularkan… Baikan diri kita… Insyaallah semua akan menjadi baik. 

3. Adey

Bagaimana menangani anak laki2 remaja jika ada kecenderungan LGBT? Jika itu juga adalah hasil didikan kompleks dari org tua yang menyamakan dengan didikan anak perempuan lainnya

Pertama-tama yang dilakukan orang tua… Mengakui kesalahannya dimasa lampau… Mohon maaf kepada ananda dengan sungguh-sungguh.

Lakukan evaluasi apa yang sudah tertinggal bayar hutang-hutang pengasuhan.

setelah melakukan evaluasi atas hutang pengasuhan yang tertinggal, praktekkan kembali ilmu komunikasi produktif, agar ananda lebih terbuka tentang perasaannya

Memerangi LGBT yang paling efektif adalah mengagendakan dengan serius dan sungguh sungguh pendidikan fitrah khususnya fitrah keimanan, fitrah seksualitas & fitrah individualitas di rumah & di sekolah.

Segera lakukan terapi dengan ahlinya… Karena LGBT ini penyakit dan harus disembuhkan tergantung berapa lama sudah terpapar LGBT nya.

Dalam proses terapi, tetap yakinkan ananda bahwa anda sebagai orangtua akan selalu ada, jangan lantas angkat tangan dan menyerahkan prosesnya kepada ahli,  intinya tetap terlibat dalam proses, dan jangan bukan fokus pada hasil, lalu pasrahkan dengan tetap berdoa kepada Allah Subhanahu wata’ala… Untuk segala kemudahan.

4. Siti Sadiah

4.1. Bagaimana sikap orang tua jika ada anaknya mnjadi korban pelecehan seksual dan cara apa saja yang di lakukan agar tidak trauma dgn kjadian yg mnimpanya?

Semoga anak kita selalu dilindungi Allah dimanapun dia berada. Jika memang sudah terjadi, mohon ampun kepada Allah, bisa jadi kejadian ini terjadi karena ada andil dosa kita di masa lampau.
Peluk erat ananda… Curah kan kasih sayang setulus hati… Ungkap kan bahwa apapun yang terjadi ananda tetap anak ayah bunda.

Cari tau sejauh mana ananda sudah dilecehkan untuk penanganan lebih lanjut bawa ananda ke spesialis untuk mengatasi trauma. Karena jika tidak segera diatasi secara psikis dan psikologis akan menggangu pertumbuhan ananda.

Kita tahu para pelaku pelecehan seksual adalah juga korban dari pelecehan seksual saat kecil yang tidak ditangani. Selanjutnya tetap ikuti proses penyembuhannya, jangan langsung angkat tangan dan menyerahkan begitu saja kepada ahli. Pastikan selalu bahwa Anda sebagai orangtua selalu ada untuk ananda
Beri motivasi selalu.. spt menceritakan tokoh inspirasi yg dulu pernah mengalami pelecehan tetapi bsa survive bahkan tetap bisa menjadi seorg yg sukses dan mensukseskan org lain.. spt oprah winfrey. 

Katakan bahwa yg dirinya berharga dan tdk rendah… pelaku pelecehan lah yang sedang merendahkan dirinya sendiri.

4.2. Apa yg akan di lakukan orang tua yg telah Mendidik anaknya dengan baik di rumah, tapi lingkungan sekitar buruk sementara tidak memungkinkan untuk pindah rumah.

Perkuat ketahanan keluarga inti… Cahayakan rumah kita dengan Kitabullah, kokohkan proses pendidikan di rumah kita. Bimbinglah potensi fitrah tiap anggota keluarga hingga sempurna, terutama dimulai dari fitrah ayah dan fitrah ibu.
Pendidikan adalah tentang merawat, membangkitkan, menumbuhkan dan mengokohkan semua aspek fitrah anak anak kita termasuk fitrah kita sendiri sebagai orangtua lalu memandu nya dengan Kitabullah agar sempurna, indah dan berbahagia.

Doakan selalu dan mintalah perlindungan sebaik2nya kepada Allah Subhanahu wata’ala.
Ibarat virus yang menyerang satu-satunya cara melawan adalah memperkuat imunitas tubuh.
Begitu juga anak-anak perkuat imunitas fitrahnya tumbuhkan dengan paripurna maka tidak ada yang mampu merusak nya. 

4.3. Saya mempunyai teman kecil anak laki-laki yang kewanitaan (feminim) waktu SD anak ini sering di juluki _”bencong”_ dan dia marah.

Masuk SMP dia sudah biasa dgn julukan tersebut, malah mbuktikan kalau itu benar.

Setelah dewasa dia berprofesi sbgai make up rias pengantin menguatkan julukan kcil yg melekat padanya bahkan sampai saat ini blum mnikah.

Saya sedih melihatnya bgtu, hanya bisa mndo’akannya agar dia mnjadi laki2 sejati mnikah dgn wanita.

Ingin rasanya memberi informasi agar dia berubah, tapi ada perasaan ga enak takut tersinggung.

Bagaimana sikap saya sebagai teman?

Tentu sangat tidak menyenangkan ya mba orang yang kita kenal baik melakukan penyimpangan.

Teman mba ini adalah korban bullying yang terjadi bertahun-tahun sehingga mengkokohkan / pembenaran penyimpangan yang sudah terjadi.

Secara fitrah teman mba Siti adalah laki-laki sejatinya laki-laki sifatnya visual dan praktis jika kita yang memberi tahu atau menasehati mereka akan cenderung menolak. Lakukan pendekatan dengan mengajak ikut kajian atau melihat video kajian tentang LGBT. Tetap berkomunikasi dengan baik jika ada penolakan dan tetap menjaga harga diri teman mbak.

Mengenai profesi yang ditekuninya… Karena berhubungan dengan perempuan secara tidak langsung mengikuti atau terbawa. Tapi yakinkan kembali banyak MUA yang tetap cowok tulen.

support terus dengan meyakinkan bahwa teman mbak jauh lebih tampan, lebih keren jika maskulin, tinggikan dirinya dengan cara menunjukkan sisi laki2nya masih tetap terpancar, ajak teman2 lain juga untuk terus mengajaknya kembali ke fitrah tetapi dengan cara yang merangkul, bukan dengan menggurui, berharap dengan begitu teman mbak bisa lebih percaya diri untuk kembali ke fitrahnya

Tidak lupa selalu berdo’a kepada Allah Subhanahu wata’ala agar di bukakan pintu hidayah. 

5. Lafiandra

Bagaimana Cara  melindungi dan menjaga anak2 kita dari orang2 LGBT yang bisa kapan saja mereka temui di jln karena ada saat anak2 akan tidak bersama kita? Bagaimana tanggapan dari kelompok 6. Terima kasih sebelumnya🙏

Edukasi mba… Ajarkan anak2 untuk melindungi diri sendiri bisa dengan lagu…

*Tubuhku sangat berharga*

Atau dari infografis yang pernah di share kelompok 1.

Kokohkan juga pondasi fitrah seksualitas & keimanan anak kita mbak, lalu pastikan komunikasi dengan anak berjalan baik, agar apapun yg terjadi diluar sana anak2 bisa terbuka menceritakannya, yg terakhir yg paling penting adalah doa.
Media Edukasi :

http://bit.ly/2DaXGzh
Referensi :

https://mobile.facebook.com/harry.hasan.santosa?fref=nf&pn_ref=story

https://mobile.facebook.com/yayasankitadanbuahhati/?ref=m_notif&notif_t=event_calendar_create

https://radiomd.com/blogs-experts/item/32195-how-women-who-grow-up-without-a-father-are-different

http://cultureandyouth.org/motherlessness/

#fitrahseksualitas

#learningbyteaching

#bundasayangsesi11

Fitrah Seksualitas : Hari ke 5

Tema kali ini cukup menarik bagi saya yang baru dianugrahi anggota baru yang berjenis kelamin laki-laki, dan tema kali ini adalah Menggali Ilmu Mendidik Anak Laki-laki. Mendidik anak laki-laki dirasa sangat penting karena karakter laki-laki yang lebih menyukai gambar dan visual membuat laki-laki lebih rentan terkena paparan pornografi. 

Laki-laki dan perempuan memang berbeda sehingga jangan pernah menyamakan perlakuan kepada keduanya. Dalam Islam mendidik fitrah seksualitas itu harus memenuhi 3 hal :

– seksualitas yang benar, artinya ajarkan fitrah seksualitas sesuai syariah

– seksualitas yang lurus, artinya harus sesuai dengan fitrahnya

– seksualitas yang sehat, seperti sunnah untuk berkhitan

Fitrah laki-laki adalah :

– Jiwa Al Qowam (pemimpin)

– Punya kelebihan dan keeunikan dibanding perempuan

Maka agar kita bisa mendidik anak laki-laki,  belajarlah dari keluarga pendidik lakilaki terbaik. Dalam AlQur’an Surat Ali  Imran ayat 33 Allah subhanahu wata’ala memberikan contoh keluarga :
SesungguhnyaAllah telah memilih Adam,  Nuh,  keluarga Ibrahim  dan keluarga ‘Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing)

Kesimpulannya, didiklah anak laki-laki dengan cara Nabi, yaitu :

– menjadi sosok ahli ilmu

– dan sebagai iqomatuddin, penegak agama

Media Edukasi :

https://quik.gopro.com/v/r0LTOjRtE7/

Referensi :

https://web.facebook.com/indonesiaparenting/post s/487089238305266?_rdc=1&_rdr  

http://kuliahdhuha.blogspot.co.id/2014/11/mendidik-anaklaki-laki-oleh-ustadz.html  

https://web.facebook.com/yayasankitadanbuahha ti/photos/rpp.221502844543575/19659008801037 54/?type=3&theater
#fitrahseksualitas

#learningbyteaching

#bundasayangsesi11

Fitrah Seksualitas : Hari ke 4

Kali ini tema materinya adalah pengaruh inner child terhadap peran bunda dalam mendidik fitrah seksualitas anak. 

Inner child adalah sifat anak kecil yang ada di dalam tubuh orang dewasa. Jika seorang dewas tiba-tiba bersifat kekanakan artinya innerchild nya yang menggerakkan orang itu untuk bersikap kekanakan.

Jenis inner child :

– vulnerable child

– angry child

– creative child 

– playful child

– spiritual child

Munculnya innerchild pada orang dewasa tergantung dari pengalaman semasa hidup. Jika suatu peristiwa yang pernah terjadi di masa lalu terulang lagi, dan reaksi emosi kita berlebihan, artinya bukan diri dewasa kita yang bereaksi tetapi innerchild kita yang pernah mengalami peristiwa itu. Dan itu artinya kita masih punya unfinished business.

Cara mengatasi inner child, bisa dengan terapi healing. Kesimpulannya kita perlu belajar dalam memenej emosi, memilah persoalan, tidak terlalu mengintervensi anak, coba lakukan berbagai treatment sebagai bentuk usaha menyelesaikan inner child, dan yang terakhir tawakal kepada Allah.

https://drive.google.com/file/d/1n25k2u78KIF_vE35Ff50zhOujychQGHT/view
Referensi :

Media Edukasi :

#fitrahseksualitas

#learningbyteaching

#kuliahbunsayiip

#bundasayangsesi11

Fitrah Seksualitas : Hari ke 3

Dari presentasi kelompok 3 yang terdiri dari Mbak Marissa, Mbak Ratna, Mbak Lina dan Mbak Laila, ada hal baru yang saya dapat, yaitu tentang tips Pentingnua Peran Ayah dalam Menumbuhkan Fitrah Seksualitas Anak.

1. Ayah Mengajarkan Anak untuk selalu bersyukur dengan apa yang telah Tuhan berikan.

Mengajarkan TAUHID adalah yang Utama, sehingga anak akan menjalani fitrahnya dengan penuh ketaqwaan kepada sang pencipta Allah SWT, bukan kepada kita orang tuanya.

2. Menumbuhkan Keberanian

Ayah adalah sosok jagoan yang bisa menghadapi masalah apapun

3. Membentuk Kemandirian

Ayah bisa mengerjakan apapun yang tidak bisa dikerjakan oleh Ibu. 

Misal: membetulkan kran air, kipas angin, saklar, rantai sepeda yang kepas dll.

Jangan  sia-siakan waktu untuk memberikan contoh untuk memberikan solusi untuk semua masalah

4. Mengajarkan Kedisiplinan dan Tanggung jawab

Ajarkan Anak untuk disiplin dalam menjalankan jadwal yang telah di buat dan disepakati. 

Serta berani bertanggung jawab jika melanggar peraturan yang telah disepakati

5. Belajar Menghargai dan Mencintai

Untuk anak laki-laki: perlihatkan cara terbaik dalam memperlakukan ibunya agar kelak anak juga bersikap yang sama terhadap istrinya nanti.

Untuk anak perempuan: perlakukan atau sikap yang baik, sabar, wibawa, penyayang, pelindung,  dari Ayah ke Ibu akan jadi referensi anak saat anak mencari pasangan tuk suaminya.

6. Membimbing anak untuk berpikir logis

Jika anak marah atau komplain saat keinginannya tidak terpenuhi, Ayah harus bisa mengajaknya diskusi serta menjelaskan secara logis alasannya dengan bahasa yang bisa diterima oleh anak

Lebih lemgkapnya bisa dilihat di : https://youtu.be/jgjVw5EUUTI
Medi Edukasi :

Referensi :

– Buku FBE Ust.Harry Santosa versi 3.0 hal.185-191

– Al-Quran surat An-Nisa auat 34

http://mjr-sjs.net/fatherless-di-indonesia-dan-dampaknya-terhadap-perkembangan-psikologis-anak/ 

– Hasil diskusi anggota kelompok 3, Laila Rachma Silvianawati, Lina Nurwalina, Marisa, Ratna Dewi Soviani, Januari 2018
#tantangan10hari

#level11

#fitrahseksualitas

#learningbyteaching

#bundasayangsesi11

Fitrah Seksualitas : Hari ke 2

Presentasi kelompok 2 yang terdiri dari Mbak Arfi, Mbak Haroh, Mbak Azmi dan Mbak Ayu menjelaskan bahwa pendidikan fitrah seksualitas sejak dini sangat penting, karena jika tidak ditumbuhkan akan terjadi penyimpangan-penyimpangan di kemudian hari, seperti :

– malas menikah

– galau jadi ayah

– tidak menikmati jadi ibu

– suami kasar

– istri terlalu maskulin kurang empati

– suami yang kurang maskulin

Agar tidak terjadi hal seperti diatas maka ayah dan bunda perlu mempersiapkan diri untuk menjadi pendidik utama fitrah seksualitas dengan cara sbb :

1. Bekali diri dengan ilmu

2. Kuatkan peran ayah dan bunda

3. Kuatkan pondasi keimanan anak sejak dini

4. Ciptakan lingkungan yang kondusif


Media Edukasi :

Referensi :

#tantangan10hari

#level11

#fitrahseksualitas

#learningbyteaching

#kuliahbunsayiip

Grab Your Imagination : Aliran Rasa

Berimajinasi memang bukan hal yang mudah, seperti beberapa kali saya perlu mencari inspirasi dari dongeng-dongeng yang sudah ada, apalagi jika harus menambahkan nilai-nilai tertentu dalam ceritanya. Hal kedua yang menjadi tantangan saya adalah, membuat anak-anak paham dengan inti dongeng yang saya ceritakan. Intinya mendongeng itu susah 😅. 
#aliranrasa

#level10

#tantangan10hari

#grabyourimagination