Resume Hari ke-10

Seharusnya resume ini ditulis kemaren, tapi karena seharian acara di sekolah kakak, pulang dari itu jenguk temen sakit, sore kedatangan tamu, malam diare akut, alhasil baru ketulis hari ini. Jadi dari agenda seminggu yang sudah saya buat, buat kakak hanya ada 4 dari 7 yang terlaksana dengan baik, sedangkan untuk dedek cuma dua dari tujuh. Sebenarnya masih kurang dan terlalu dini untuk dibikin resume, tetapi daripada tidak sama sekali. Nanti kedepannya kegiatan ini akan saya lanjutkan lagi karena saya bisa merasakan perbedaan dan manfaatnya pada anak-anak.

Lanjut ke resume, meski kegiatan yang sudah diagendakan baru terlaksana empat, tetapi saya bisa melihat kecenderungan gaya belajar mana yang cocok dengan anak-anak, karena ada kegiatan lain diluar agenda yang bisa jadi referensi saya untuk mengambil kesimpulan. Almira lebih cenderung ke arah visual, sedangkan Nayla kecenderungannya ke arah kinestetik, walaupun saya masih bisa melihat ada gaya campuran di dalamnya, seperti kakak yang cocok juga dengan gaya kinestetik, dan adek yang juga cocok dengan gaya visual.

Almira

Kegiatan Sesuai Agenda :

  1. Menghitung uang : V
  2. Memancing ikan : V, K
  3. Membuat pola : V
  4. Kotak rupa-rupa : V

Kegiatan di luar Agenda :

  1. Bermain puzzle : V
  2. Bermain lempar bola : K
  3. Membaca buku : V, A
  4. Latihan menari : K, A
  5. Menulis : V
  6. Menggambar & mewarnai : V

Nayla

Kegiatan Sesuai Agenda :

  1. Lempar bola : K
  2. Bermain stencil : V

Kegiatan di luar Agenda :

  1. Memasukkan uang ke dalam celengan : K
  2. Memancing ikan : K
  3. Melempar bola : K
  4. Bermain puzzle : V
  5. Membaca buku : V
  6. Latihan menari : K
  7. Menggambar & mewarnai : V

Bagaimana untuk agenda selanjutnya?

Berikut adalah agenda yang akan saya buat untuk seminggu ke depan :

Almira 

Minggu, 30 April : Membuat puding

Senin, 1 Mei : Main jingkat-jingkat

Selasa, 2 Mei : Menulis surat

Rabu, 3 Mei : Terka Kata

Kamis, 4 Mei : Gerakan ABC

Jumat, 5 Mei : Keluarga

Sabtu, 6 Mei : Urutan & apa yg hilang
Nayla 

Minggu, 30 April : Bermain air

Senin, 1 Mei : Coba cari aku

Selasa, 2 Mei : Boneka bulat

Rabu, 3 Mei : Kotak berjalan

Kamis, 4 Mei : Mencari gambar yg sama

Jumat, 5 Mei : Melambungkan bola

Sabtu, 6 Mei : Menarik piring kertas
Bekasi

30 April 2017

tata.pakerti
#level4

#tantanganhari10

#gayabelajaranak

#kuliahbunsayiip

Advertisements

Dedek Beraksi

Hari ini hampir sama dengan kemaren. Karena saya sibuk ngurus acara perpisahan Sabtu besok, jadinya anak-anak saya ajak ke sekolah. Kali ini dedek beraksi lagi 😁. Saat anak-anak Play Group menari di atas panggung, dedek langsung excited untuk ikutan. Dia pun langsung naek panggung, mencari posisi, dan menirukan gerakan ibu guru. Tapi sayang hal itu hanya berlangsung sebentar karena bu guru nya nggak suka ada anak di luar sekolah di atas panggung 😢, sangat disayangkan kalo ketemu guru model seperti ini, terlalu membatasi kreatifitas anak, padahal dedek kan nantinya jadi calon muridnya juga 😜. 

Kembali ke topik awal, setelah dedek disuruh turun, ternyata hal tersebut memberi sedikit efek kurang baik buat dedek. Darimana saya tahu? Saya minta dedek untuk naek panggung lagi, tapi dia menolak “nggak mau” dengan wajah cemberut. OK saya tidak akan paksa, saya beri jeda berapa waktu, untuk kemudian saya coba lagi membujuknya naek ke atas panggung. Alhamdulillah dalam suasana berbeda, akhirnya Nayla pun mau naek panggung. Saat itu adalah waktunya latihan fashion show bagi anak Play Group. Bangganya saya melihat Nayla dengan santainya mengikuti gaya yg diajarkan bu guru.

Dari kejadian itu, saya bisa simpulkan gaya belajar yg cocok untuk Nayla di masa ini adalah gaya belajar kinestetik. Dengan adanya gerakan atau contoh peragaan, dia dengan mudah mengikutinya. Alhamdulillah…tinggal saya observasi terus apakah srlamanya gaya belajar kinestetik memang cocok dengan Nayla.
Bekasi

28 April 2017

tata.pakerti

#level4

#tantanganhari9

#gayabelajar

#kuliahbunsayiip

 

Aktivitas di Luar

Hari ini memang tidak sempat mengerjakan agenda yang sudah dibuat sebelumnya, karena saya lagi sibuk ngurusin acara perpisahan sekolah Kakak Almira. Dari pagi sampai tengah hari di sekolah Almira, Nayla pun saya ajak ke sekolah. Saya sibuk ngurusin duit orang banyak, sedangkan Nayla saya biarkan maen kesana kemari 🙈😅. Ternyata teman-teman Almira termasuk Almira sedang latihan gladi kotor untuk penampilan hari Sabtu besok. Saat musik diputar, ternyata anak-anak ini langsung bergerak mendekat panggung termasuk si kecil Nayla. Apalagi saat giliran Kakak Almira yang latihan, tanpa ada yang menyuruh, dia naek panggung dengan usaha keras, karena panggungnya cukup tinggi untuk ukuran Nayla, dan tidak ada anak tangga disana 😅. Saya hanya mengamati dari jauh, sambil sibuk ngitung duit 🙈, maklum bendahara 😅.

Setelah berhasil naek ke panggung, beginilah aksinya di panggung 🙈👍

Sungguh diluar perkiraan saya, dia berani tampil dilihat banyak orang ditertawain, tapi tetap asik ngikutin gerakan Kakak Almira, dan Kakak Almira saya lihat yang palin bersemangat dalam latihan. Saking terpesonanya ibu sampai bengong ngelihat kalian nak 😂👍. Good job 😘😘😘.

Walaupun tidak sempat melalukan agenda khusus untuk observasi gaya belajar, tapi dengan melihat kejadian siang tadi saya akhirnya melihat gaya belajar kinestetik mereka. Dengan gerakan dan musik, mereka tertarik untuk ikut bergerak mengikuti arahan ibu guru. Sepertinya saya perlu menambah kegiatan yang bisa memancing gaya belajar kinestetiknya.
Bekasi

27 April 2017

tata.pakerti
#level4

#tantanganhari8

#gayabelajaranak

#kuliahbunsayiip

Kotak Rupa-Rupa

Hari ini Kakak Almira bermain kotak rupa-rupa. Ibu ambil beberapa barang yang ada di rumah secara random, kemudian ibu masukkan ke dalam kardus lalu ibu tutup dengan kain selimut. Kakak Almira ibu minta untuk mengambil satu barang yg ada di dalam kardus lalu menebaknya dengan cara meraba-raba. Beberapa berhasil tetapi ada juga yg tidak berhasil. Tidak berhasilnya sebenarnya karena kurang spesifik saja, artinya ibu menilai gaya visualnya kakak sudah cukup bagus, tinggal dipertajam lagi. Ingatan dan daya imajinasinya juga cukup tinggi, tinggal ibu gali lagi gaya belajar nya yg lain.

Hari Dedek Nayla agak kurang fit, jafi saya batal untuk mengajaknya maen petak umpet. Jadi ibu biarkan dia marn dengan mainan yg memang dia ingin mainkan. Ternyata dia memilih puzzle yg minggu lalu kami beli di pasar. Saya biarkan saja dedek mengeksplor puzzle nya tanpa arahan apapun dari saya. Ternyata cukup berhasil juga. Di umur baru dua tahun lebih tiga bulan, ibu rasa kemampuan visualnya cukup bagus. Tapi sama dengan kakak, saya masih perlu mengeksplor gaya belajarnya yg laen.

Bekasi

26 April 2017

tata.pakerti
#tantanganhari7

#level4

#gayabelajaranak

#kuliahbunsayiip

Belajar Membuat Pola sambil Bermain Stencil

Alhamdulillah agenda hari ini bisa dilaksanakan. Agendanya Kakak Almira membuat pola dan Dedek Nayla bermain stencil. 

Seperti apa mereka belajar sambil bermain?

Gambar diatas adalah kegiatan Kakak Almira membuat pola, jadi pertama saya bikin pola menggunakan brick lego abal-abal yang dia punya, kemudian saya minta kakak untuk mengulang pola yang sudah saya buat. Awalnya dia bingung maksut saya seperti apa, tapi saya jelasin sekali ternyata dia paham. Beberapa kali saya ulang dengan pola yang berbeda, bahkan saya kombinasi polanya dari bentuk sampai warna, alhamdulillah kakak sudah lancar, padahal seingat saya saat dia baru dua tahun lebih, dia belum tahu betul apa itu mengulang pola. Good Job kakak 👍😉

Gambar ini adalah gambar kegiatan dedek. Dia sedang asik bermain stencil. Stencil yang kita buat sederhana saja. Bahan dari kertas kardus yang sudah ada di rumah, saya potong kecil saja, lalu tengahnya saya bikin bentuk geometri. Ada kotak, segitiga, lingkaran dan segienam. Ini juga sekaligus mengajarkan dedek untuk menggunakan gunting. Yaaah…walaupun tangannya masih imut-imut dan kaku, tapi lumayan lah ya dek buat perkenalan 😁. Setelah stencil jadi, saya jelaskan masing-masing bentuknya. Saya minta jari mungilnya untuk meraba setiap sisi pola geometri yang ada, lalu saya minta dia mengulang namanya. Alhamdulillah beberapa kali pengulangan dedek sudah paham. Untuk mengetes, saya minta dia ambil pola geometri yang saya sebut, hasilnya nampak seperti yang ada di gambar. Entah memang dia paham atau itu hanya kebetulan saja 😂. Selanjutnya saya minta dia membuat gambar dengan stencil yang sudah dibuat, jadilah seperti itu. Masih berantakan dan belum berbentuk sempurna, tapi seru ya dek 😁. 

Adzan dhuhur sudah lewat, waktunya istirahat siang. Saya minta mereka membereskan dulu mainannya. Dan saat tulisan ini saya buat mereka pun sudah terlelap dalam tidur siang 😘😘😘.

Bekasi

25 April 2017

tata.pakerti

#tantanganhari6

#level4

#gayabelajaranak

#kuliahbunsayiip

Agenda Berubah

Hari ini terpaksa harus mengubah agenda yang sudah dibikin di awal. Karena kami ingin berburu buku buat anak-anak di pameran Big Bad Wolf. Mumpung ayah masih libur dan mau menhantar. Biar nggak macet dan nggak kena antrian lama, saya usul perginya pagi-pagi. Kami pun berangkat dari jam enam lebih dan sampai di lokasi jam tujih lebih. Saking kalapnya sampai nggak berasa kalo sudah tiga jam kami berburu disana. Koleksi bukunya bikin lapar mata terutama buku anak-anak 😍. Dan kami pun beli beberapa activity book dan buki cerita lokal dan import. 

Pulang dari BBW, karena masih pagi, jadi kita putuskan untuk silaturrahmi ke rumah teman-teman yang kebetulab nggak jauh dari lokasi pameran. Sakin asiknya ngobrol, ternyata kami baru sampai kembali di Bekasi mendekati maghrib. Yaaah…terpaksa deh ganti agenda. Untungnya kami beli beberapa activity book, jadi agenda belajar nya masih bisa dilakukan walaupun berbeda dengan jadwal yang dibuat. Kegiatannya saya pilih yang sederhana saja, mewarnai dan menempel sticker. Ini kegiatan untuk Almira dan juga Nayla. Tujuannya untuk melatih daya imaginasi dan kreatifitas mereka. Dengan menambah media visual saya berharap bisa lebih mengembangkan kemampuan Almira dan Nayla dibidang tersebut, aamiin…
Bekasi

24 April 2017

tata.pakerti

#tantanganhari5

#level4

#gayabelajaranak

#kuliahbunsayiip

Belajar Dadakan

Hari ini rencananya Kakak Almira mau maen jingkat-jingkat sedangkan Nayla bermain mengail. Tapi ternyata ada undangan pernikahan teman kuliah yang ayah baru kasih tahu tadi pagi. Untungnya sebelum pergi ke pernikahan teman, saya dan anak-anak sempat ke pasar, dan mereka membeli puzzle. Jadilah mereka bermain puzzle sambil menunggu saya masak dan selesai siap-siap ke kondangan. Saya pikir, OK nanti pulangnya aja kita maenkan agenda kita hari ini. 

Sesampainya di kondangan ternyata temu kangen beberapa teman kuliah menjadi semakin seru, dan akhirnya mereka berencana untuk maen ke rumah kami di Bekasi. Kapan lagi maen ke rumah kami, kalo nggak dipaksa seperti ini 😁. Jadilah sampai malam kita asyik bertamu ria dengan kawan lama yang sama-sama sudah beranak pinak 😁. Kebetulan anak-anak mereka seumuran dengan Almira dan Nayla, jadi mereka gampang akrab dan berbaur dengan mudahnya.

Karena kondiai dadakan seperti ini, ibu nggak sempat dan tidak memungkinkan untuk bikin maenan yang seharusnya ibu bikin hari ini. Tapiiiii…..walaupun agenda kita hari ini gagal terpenuhi, kita masih tetap bisa bermain sambil belajar koq. Jadi saya biarkan mereka bermain mainan edukasi yang ada di rumah, seperti puzzle, balok bongkar pasang, dan balon air. Dari permainan itu, mereka bisa mengasah daya visual, imajinasi dan kreatifitas mereka. Selain itu, mereka juga belajar berbagi mainan dengan teman-teman sebayanya, yang juga bisa meningkatkan kepercayadirian dan keberanian mereka bersosialisasi dengan orang lain. Sayangnya momen ini tidak sempat kami abadikan, karena sudah rempong dengan mereka dan para suami 😂.
Bekasi

23 April 2017

tata.pakerti
#tantanganhari4

#level4

#gayabelajaranak

#kuliahbunsayiip

Mari Memanciiiiing

Hari kedua ini, kita mau memancing ikan. Tapiii…bohongan hehehe, maksudnya mancing-mancingan ikan-ikanan, bukan mancing beneran dan bukan ikan beneran 😁. Seperti apakah itu?
Bahan yang perlu disediakan adalah :

– magnet

– benang kasur

– stik kayu (saya pakai sumpit)

– kertas karton

– klip kertas

– pena

– pensil warna atau crayon
Saya mulai dengan menggambar pola geometri di kertas karton. Polanya simple aja, segiempat, persegi panjang dan segitiga, sebanyak-banyaknya. Lalu saya minta Kakak Almira untuk mengguntingnya. Walaupun belum rapi, alhamdulillah berhasil juga dan yang paling penting dia tidak menyerah kalau ada pola yangsedikit susah. Kemudian saya bantu hias potongan geometrinya dengan bentuk ikan. Lalu Almira melanjutkan dengan mewarnai sesuai dengan seleranya, asal masing-masing potongan hanya satu warna. Selanjutnya di bagian mulut ikan saya selipkan penjepit atau klip kertas. Kemudian saya buat pancingan dari sumpit dan tali kasur. Taraaa…kegiatan memancing sudah siap 😉.

Walaupun sebenarnya kegiatan ini saya khususkan untuk Almira, tapi Nayla tetap saya libatkan. Saat kakak sibuk menggunting dan mewarnai, Nayla saya sibukkan juga mewarnai di kertas terpisah. Saat kegiatan memancing saya libatkan Nayla untuk menambahkan rasa persaingan yang positif tentunya. Pertama saya minta mereka berlomba untuk memancing ikan sebanyak-banyaknya. Kedua saya beri instruksi untuk memancing ikan sesuai dengan warna yang saya minta. Yang ketiga, instruksi saya adalah berdasarkan pola geometrinya. Nah…dibagian ini Nayla belum ngerti 😅, gpp yah nak…nanti lama-lama juga bisa.

Tujuan pembelajaran ini adalah untuk melatih  motorik halus Kakak Almira dan Kakak Nayla. Saat menggunting, Almira bisa melatih kemampuan mengguntingnya, saat memancing Kakak Almira dan Kakak Nayla berlatih untuk memfokuskan mata dan tangannya agar ikan bisa kepancing. Selain itu, kegiatan ini juga melatih kemampuan visual mereka, seperti mengenal warna dan pola geometri. Dan untuk kemampuan audionya bisa mereka dapat dari instruksi atau perintah yang saya minta. Permainan sederhana yang banyak manfaatnya kan… 😉.

Untuk agenda Nayla, sebenarnya juga sudah dilakukan tetapi, menurut saya sedikit gagal, mungkin karena bahan-bahan yang saya pakai kurang efektif.

Sebenarnya apa sih kegiatan untuk Nayla?

Jadi kegiatannya adalah menarik benda dalam selimut. Saya siapkan beberapa boneka mereka, lalu saya ikat satu per satu dengan yali kasur, kemudian saya tutp semua dengan selimut. Lalu meteka memilih tali mana yang ingin ditarik. Sebelum boneka yang dia tarik munvul dari balik selimut, saya minta mereka tebak dulu apa yang ada dibalik selimut. Tapiii…karena boneka terlalu kecil dan perbedaannya tidak terlalu signifikan, ditambah lagi selimut yang terlalu tebal, jadinya mereka susah menebak. Jangankan mereka, saya sendiri susah 😅. Padahal seharusnya dengan kegiatan ini bisa meningkatkan daya imaginasi dann daya ingat mereka dengan hanya melihat bentuk luar yang tertutup oleh kain. Tapi ya sudahlah…lain kali kita coba lagi, karena sudah waktunya istirahat siang, jadi kita akhiri dulu permainan ini 😉.
Bekasi

22 April 2017

tata.pakerti
#tantanganhari3

#level4

#gayabelajaranak

#kuliahbunsayiip

Belajar Hari Pertama

Hari ini jadwal Almira belajar menghitung uang dan Nayla belajar melempar ke dalam kotak. Saat si kakak belajar menghitung uanh, saja ikut sertakan pula si dedek. Jadi kebetulan kami punya celengan uang receh yang bisa dibongkar pasang. Saya keluarin isi uang recehnya, saya pilih pecahan 50, 100, 200, 500 dan 1000 rupiah, lalu saya masukkan ke dalam gelas plastik terpisah. Kemudian saya minta kakak Almira untuk mengelompokkan uangnya sesuai dengan pecahan masing-masing. Tanpa kesulitan, dia berhasil menngelompokkan dengan benar. Setelah tersusun rapi, saya jelasin satu persatu. Saya ilustrasikan juga dengan gambar bahwa dua pecahan uang 100 rupiah itu sama dengan satu pecahan 200 rupiah, begitu juga dengan dua pecahan uang 500 rupiah sama dengan satu pecahan uang seribu. Lalu kami praktekkan apa yang kakak pelajari dengan bermain jual-jualan. Ibu sebagai penjual dan Almira sebagai pembeli. Saya minta dia menyerahkan sejumlah uang yang saya sebutkan seharga dengan barang yang pura-puranya saya jual 😁. Ini bertujuan untuk melatih Almira saat transaksi jual beli beneran di tukanh mainan atau toko jajan. Maklum hobi anak-anak memang beli mainan dan jajan 🙈, jangan ditiru ya… Memang belom lulus dengan sempurna, dia masih bingung kalo pecahannya nggak bulat, seperti 300, 150, 750, dan seterusnya. Tapi nggak papa, saya latih saja suatu saat pasti dia paham juga 😁.

Lalu…dedek Nayla ngapain yaaa…Saat kita sibuk main jual-jualan saya sibukkan si dedek dengan memasukkan semua receh yang sudah saya keluarkan dari celengan untuk dimasukkan kembali. Gituuu terus sampai kakak bosan maen jual-jualan, dan ternyata Nayla begitu menikmatinya meskipun kegiatannya itu aja 😅. Pelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung Almira dan melatih kepercayadiriannya untuk membeli sendiri barang yang suka dia beli khususnya mainan dan jajan 😅. Untuk Nayla, pelajaran ini bisa melatih kesabaran dan mengajarkan dia untuk suka menabung 😁.

Setelah agenda kakak selesai, waktunya agendanya Nayla. Agenda dedek hari ini adalah memasukkan ke dalam kotak. Saya siapkan boneka bola, bola kecil, dan keranjang mainan. Saya atur jarak keranjang dan batas mereka memasukkan bola. Kakak juga ikutan dong maen lempar-lemparan. Hasilnya gimana? 😅 You can predict. Kekuatan tangan dedek meang belom sekuat Almira, meskipun beberapa kali gagal, dia tetap menikmati permainan ini. Saya pun ikut mengajari cara melempar yang benar. Lama-lama juga kuat ya dek 😜. Pelajaran ini bertujuan untuk melatih motorik kasar dedek Nayla, melatih otot tangannya yang masih mungil 😘. Untuk kakak Almira, ini bisa melatih daya fokusnya, dia sudah memiliki motorik kasar yang cukup, tetapi daya fokusnya belum maksimal. Semoga dengan ini bisa menambah kemampuan mereka masing-masing, aamiin…
Bekasi

21 April 2017

tata.pakerti
#tantanganhari2

#level4

#gayabelajaranak

#kuliahbunsayiip

Level 4 : Gaya Belajar Anak

Materi ke-empat kali ini mengenai gaya belajar anak. Ternyata ada empat hal penting yang menjadi tujuan anak-anak dalam belajar, yaitu :

  1. Meningkatkan rasa ingin tahu (intellectual curiosity)
  2. Meningkatkan daya kreasi dan imajinasinya (creative imagination)
  3. Mengasah seni / cara anak agar selalu bergairah untuk menemukan sesuatu (art of discovery and invention)
  4. Meningkatkan akhlak mulia anak (noble attitude)

Setelah tahu apa tujuan anak-anak belajar, selanjutnya kita memasuki tahapan memahami gaya belajar anak. Karena dengan mengetahui gaya belajar yang tepat untuk masing-masing anak, anak akan semakin cepat berkembang, sehingga bisa lebih berprestasi sesuai dengan passionnya.

Seperti yang kita ketahui, bahwa ada tiga macam gaya belajar anak, yaitu :

  1. Auditory
  2. Visual
  3. Kinestetik

Nah…di level ini, tantangan yang saya dapat adalah menemukan gaya belajar yang tepat untuk Kakak dan Dedek, karena masing-masing anak pasti punya gaya belajar yang berbeda.

Saya akan mulai dari hasil pengamatan saya selama ini terhadap Kakak dan Dedek.

1. Almira

Auditory

Menurut pengamatan saya, kemampuan auditory Kakak Almira belum maksimal, terbukti dari kebiasaan dia yang susah untuk dikasih tahu 😅, entah penilaian saya ini salah atau benar, karena kalau cuma pakai kata-kata atau perintah Almira suka nggak denger atau suka lupa, baru setelah dideketin dan dipegang tubuhnya, dia baru fokus dengan perintah atau kata-kata yang kami sampaikan.

Visual

Kemampuan visualnya menurut saya saat ini yang paling condong, karena dia bisa mengingat satu hal hanya dengan satu kali pengamatan. Seperti contoh, suatu hari kami sekeluarga jalan-jalan ke mall dan kami dapat parkir mobil di basement 2. Saat itu saya nggak ngeh kalo ada lampu warna biru di dekat lift, dan saat pulang, saat lift berhenti di tiap lantai, dan adeknya hampir mau keluat lift, si kakak celetuk “bukan yg warna hijau dek, tapi warna biru”, baru deh kami ngeh bahwa ingatannya sangat kuat hanya dengan melihat sekali saja.

Kinestetik :

Kalau kemampuan kinestetis nya menurut saya rata-rata, nggak menonjol dan juga nggak kurang.

2. Nayla

Auditory :

Beda dengan Almira, Nayla lumayan bagus kemampuan auditory nya, dia mendengar perintah, dan kadang walaupun perhatiannya kemana, ternyata pendengarannya masih fokus.

Visual :

Sepertinya kedua anak saya visualnya bagus, sekali melihat dia bisa ingat, termasuk yang mana baju ayah, dan yang mana baju ibunya 😅.

Kinestetik :

Kalau kinestetis kami merasakan hal yang sama seperti Almira, tapi menurut kami, Nayla lebih menonjol dalam hal kinestetis dibanding Almira. Tapi kami belum bisa mengatakan kalau kinestetis Nayla yang paling dominan.

Meskipun kami sudah mengamati gaya belajarnya, tapi kami belum sepenuhnya yakin dengan hasil pengamatan kami, karena beedasarkan materi level 4 ini masih banyak hal-hal yang belum dikuasai Almira, untuk itu melalui tantangan ini saya akan mencoba mengobservasi ulang gaya belajar apa yang cocok dengan mereka.

Karena bingung mau mulai darimana, akhirnya saya coba membuat planner gaya belajar Almira dan Nayla berdasarkan buku rekomendasi dari IIP yaitu “Slow and Steady Get Me Ready”. Ternyata banyak hal yang sudah saya lewatkan selama ini untuk dipelajari anak-anak, tetapi tidak ada kata terlambat untuk kebaikan mereka. Untuk itu, saya tidak hanya mengambil kegiatan yang sesuai dengan umur mereka, tetapi saya kombinasi juga dengan beberapa kegiatan yang seharusnya di uaia mereka, mereka sudah mahir melakukannya, tetapi saat ini belum menguasai. Berikut adalah rencana kegiatan seminggu ke depan, semoga kami bisa konsisten dengan jadwal yang kami buat yaaa, aamiin 😁💪.

Almira

Jumat, 21 April : Menghitung uang

Sabtu, 22 April : Memancing ikan berwarna

Minggu, 23 April : Main jingkat-jingkat

Senin, 24 April : Bermain bentuk

Selasa, 25 April : Membuat pola

Rabu, 26 April : Kotak rupa-rupa

Kamis, 27 April : Surat

Jumat, 28 April : Gerakan ABC
Nayla

Jumat, 21 April : Melempar ke dalam kotak

Sabtu, 22 April : Apa yang bergerak?

Minggu, 23 April : Mari mengail

Senin, 24 April : Bermain air

Selasa, 25 April : Bermain stensil

Rabu, 26 April : Coba cari aku

Kamis, 27 April : Boneka bulat

Jumat, 28 April : Kotak berjalan
Bekasi

20 April 2017

tata.pakerti
#tantanganhari1

#level4

#tantangan10hari

#gayabelajaranak

#kuliahbunsayiip